MELALUI GELARAN FESTIVAL DOLANAN TRADISIONAL DESA JURANG LESTARIKAN GOBAK SODOR

KUDUSKERJA.COM - Di zaman sekarang ini, anak-anak hampir tidak pernah terlihat bermain "dolanan tradisional". Kebanyakan dari anak-anak sekarang lebih menikmati asyiknya bermain gadget. Tidak ingin semakin punah, beberapa masyarakat di Desa jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus berusaha untuk selalu melestarikan "dolanan tradisional".

KUDUSKERJA.COM - Di zaman sekarang ini, anak-anak hampir tidak pernah terlihat bermain "dolanan tradisional". Kebanyakan dari anak-anak sekarang lebih menikmati asyiknya bermain gadget. Tidak ingin semakin punah, beberapa masyarakat di Desa jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus berusaha untuk selalu melestarikan "dolanan tradisional".    Dengan dipelopori oleh karang taruna, ruh "dolanan tradisional" di desa Jurang ini kembali hidup melaluI gelaran festival dolanan tradisional. Acara yang memiliki tujuan pengembangan dan pendidikan karakter anak ini terbilang hal yang baru. Meskipun demikian, kegiatan ini akan menjadi acara tahunan yang di laksanakan di Desa Jurang, Gebog.    Ketua Karang Taruna Wahyul Huda mengatakan' "Kami melestarikan kebudayaan yang ada, biar anak cucu tetap bisa tahu dan tidak hilang ditelan zaman".    Wahyul Huda juga menjelaskan bahwa, pihaknya ingin agar masyarakay sekitar dapat menyadari nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam dolanan tradisional ini dan juga agar ikut menguri-nguri atau menjaga tradisi yang ada. Dalam kegiatan tersebut diawali dengan acara karnaval keliling Desa Jurang. Peserta tidak hanya dari anak-anak, tetapi juga segala unsur masyarakat ikut terlibat di acara karnaval.    Berbagai macam dolanan tradisional ditampilkan. Mulai dari gobak sodor, gulungan sarung hingga jinobe. Tidak disangka masyarakat sekitar begitu antusias luar biasa. Tidak hanya memainkan dolanan tradisional saja, masyarakat datang ke lokasi di lapangan Desa Jurang dengan tampilan kostum atau pakaian khas zaman dulu.    Pesona di Desa Jurang ini memang tidak habisnya untuk dikupas tuntas. Semisal di RT 01 RW 01 ini juga terdapat IKM (Industri Kecil Menengah) yang bergerak dibidang kerajinan interior rumah. Produk dari IKM ini seperti meja, kursi, lampion dan berbagai bentuk patung.    Produk dari IKM ini tidak hanya dipasarkan di pasar lokal, tetapi juga diminati oleh luar negri. Seperti Australia, Amerika dan Perancis.    Kepala Desa Jurang Miftahul Huda menambahkan, "Adanya IKM ini dapat membatu perekonomian warga Desa Jurang, Sebab dapat memperdayakan warga sekitar untuk mengembangkan usaha tersebut".    Miftahul Huda juga berharap, akan lebih banyak lagi wirausaha di Desa Jurang yang tumbuh. Selain dapat mendukung perekonomian desa, juga dapat sebagai promosi Desa Jurang agar bisa dikenal di kancah yang lebih luas.
Anak anak yang sedang memainkan dolanan tradisional jaranan.
Dengan dipelopori oleh karang taruna, ruh "dolanan tradisional" di desa Jurang ini kembali hidup melaluI gelaran festival dolanan tradisional. Acara yang memiliki tujuan pengembangan dan pendidikan karakter anak ini terbilang hal yang baru. Meskipun demikian, kegiatan ini akan menjadi acara tahunan yang di laksanakan di Desa Jurang, Gebog.

Ketua Karang Taruna Wahyul Huda mengatakan' "Kami melestarikan kebudayaan yang ada, biar anak cucu tetap bisa tahu dan tidak hilang ditelan zaman".

Wahyul Huda juga menjelaskan bahwa, pihaknya ingin agar masyarakay sekitar dapat menyadari nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam dolanan tradisional ini dan juga agar ikut menguri-nguri atau menjaga tradisi yang ada. Dalam kegiatan tersebut diawali dengan acara karnaval keliling Desa Jurang. Peserta tidak hanya dari anak-anak, tetapi juga segala unsur masyarakat ikut terlibat di acara karnaval.

Berbagai macam dolanan tradisional ditampilkan. Mulai dari gobak sodor, gulungan sarung hingga jinobe. Tidak disangka masyarakat sekitar begitu antusias luar biasa. Tidak hanya memainkan dolanan tradisional saja, masyarakat datang ke lokasi di lapangan Desa Jurang dengan tampilan kostum atau pakaian khas zaman dulu.

Pesona di Desa Jurang ini memang tidak habisnya untuk dikupas tuntas. Semisal di RT 01 RW 01 ini juga terdapat IKM (Industri Kecil Menengah) yang bergerak dibidang kerajinan interior rumah. Produk dari IKM ini seperti meja, kursi, lampion dan berbagai bentuk patung.

Produk dari IKM ini tidak hanya dipasarkan di pasar lokal, tetapi juga diminati oleh luar negri. Seperti Australia, Amerika dan Perancis.

Kepala Desa Jurang Miftahul Huda menambahkan, "Adanya IKM ini dapat membatu perekonomian warga Desa Jurang, Sebab dapat memperdayakan warga sekitar untuk mengembangkan usaha tersebut".

Miftahul Huda juga berharap, akan lebih banyak lagi wirausaha di Desa Jurang yang tumbuh. Selain dapat mendukung perekonomian desa, juga dapat sebagai promosi Desa Jurang agar bisa dikenal di kancah yang lebih luas.

Belum ada Komentar untuk "MELALUI GELARAN FESTIVAL DOLANAN TRADISIONAL DESA JURANG LESTARIKAN GOBAK SODOR"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel